Kamis, 16 Maret 2017

-Selamat Jalan-

11 Maret 2017 ;(

Aku tak tahu bagaimana cara menuliskannya. Ketika semuanya seakan-akan serasa lamban untuk ku cerna. Aku tak tahu kenapa menangis. Bingung caranya sekedar tertawa. Seakan-akan semua semesta diam tak berbisik. Hujan, membuatku ingin mengeluarkan airmata tapi kenapa? Aku tak tahu. Lupa, mungkinkah itu yang kurasa. Tameng yang seakan dibuat untukku luluh seketika hanya dalam sepersekian detik. Bahkan mungkin sebelum aku mengedipkan mata. Aku selalu menunggu pelangi. Lalu mengapa hari itu aku tak melihatnya? Perlukah aku mencarinya. Tak ada guratan tanda kebahagiaan yang akan menjadi kisah selanjutnya. Ah! Tidak, aku percaya dengan kisah yang telah dituliskan oleh sang penulis handal. Tapi apakah salah? Jika aku melihatnya. Biarkan sajalah sajak yang menuliskan kisahku. Sekian.

(Abi, makasih karena sdh menjadi tameng untuk putrimu, menjadi pendengar setia untuk putrimu😢)

Tidak ada komentar: